Alamat Kami : Jalan Gunung Pandau Desa Balida Rt. 01

Selamat Datang

Galeri Kegiatan Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Galeri Kegiatan

GARUDA JAYA

Foto Kegiatan

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Pembagian Sertipikat Tanah Gratis

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Peduli Lingkungan, Karang Taruna Tanam Pohon untuk Kembangkan Wisata

Karang Taruna Desa Balida bersama Forum
Anak Desa, melaksanakan kegiatan menanam pohon di sepanjang jalan menuju lapangan olahraga dan disekitar gedung balai rakyat, jumat (16/11). Kegiatan yang bertemakan Go Green tersebut, bertujuan menghijaukan titik kegiatan sarana prasarana olahraga desa yang selama ini belum banyak terdapat pepohonan. Kepala Desa Balida juga turut hadir beserta aparat desa, BPD dan warga setempat.

Ketua Kegiatan Hermansyah menjelaskan, go green tersebut terlaksana atas kerjasama antar
Kegiatan Menghijaukan Lap olahraga
Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida dan organisasi Forum Anak Desa di Desa Balida. Harapannya, wilayah komplek mampulang yang ada berbagai sarana pembangunan desa yang belum banyak pepohonan bisa rindang dan teduh. Sehingga ke depannya bisa dimanfaatkan objek wisata.

Ada 150 bibit pohon pucuk merah yang ditanam. Pohon tersebut merupakan bantuan dari PT. Adaro Indonesia. "Bibit pohon pucuk merah bantuan Adaro ini kami tanam di sekitar jalan dan lapangan olahraga, selain untuk tempat berteduh nantinya juga dijadikan taman dan sarana bermain anak"ungkap Hermansyah yang juga Ketua Forum Anak Desa.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Balida Sahridin. Pihaknya mendukung penuh

Menanamkan Kecintaan Kepada Para Remaja
kegiatan go green tersebut. Tempat yang ditanami merupakan tempat yang sangat potensial untuk pengembangan taman di sarana olahraga di desa tersebut. Di daerah sekitar tempat penanaman terdapat bangunan lainnya seperti Perpustakaan desa, apalagi di tempat tersebut akan di bangun Sanggar Seni bantuan PT. Adaro Indonesia. Jadi akan sangat menunjang untuk mengembangkan Desa Wisata Seni Budaya.

"Apa yang dilakukan Karang Taruna Balida perlu diapreasi dan didukung penuh. Banyak hal positif yang akan diperoleh dari kegiatan ini. Kami berharap pohon yang ditaman juga perlu diperhatikan perawatanya secara rutin sampai besar. Sehingga tujuan dari kegiatan ini bisa tercapai," imbuhnya.

Studi Banding Sanggar Seni Balida Satria

Pengurus sanggar Seni Balida Satria bersama
empat sanggar lainnya di Kabupaten Balangan melakukan kunjungan studi banding ke
Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur selama empat hari.

Ketika dikonfirmasi Abdul Khair tak menyangkal jika ia belum lama ini sempat bertandang ke luar daerah yakni Kabupaten
Banyuwangi. Alasannya kepergian ia bersama pengurus sanggar lainnya selaku pelaku seni budaya di wilayah Kabupaten Balangan termasuk stafnya dan menurutnya dalam rangka studi banding.

"Iya kegiatan itu dalam rangka studi banding. Panitia juga membawa para tokoh pelaku seni asal Kabupaten Balangan ke Banyuwangi," kata Abdul Khair Sekretaris Pengurus Sanggar Seni Balida Satria, Senin (12/11/2018).

Disinggung lebih jauh kunjungan yang dilakukan para peserta ke luar daerah itu
kemana tempat mana saja. Namun Abdul Khair mengaku di Banyuwangi rombongan berkunjung ke dinas Pariwisata di Kabupaten Banyuwangi sekaligus ke Desa Kemiren yang terkenal sebagai desa wisata di Kabupaten Banyuwangi.

"Ketika kami datang ke desa kemiren, kami langsung di sambut dengan musik gemalan dengan ada dua penari dengan khas kostum penari yabg di sebut tarian gandrung". Kata Abdul Khair.

Namun ketika kembali disinggung soal berapa total anggaran yang dihabiskan dalam
kegiatan kunjungan ke luar daerah itu, justru ia tak dapat menjelaskan secara rinci karena semua biaya di di suppport oleh PT. Adaro Indonesia dengan ada kepanitiaannya dalam kegiatan tersebut.

Workshop BUMDes Berani


PT. Adaro Indonesia bekerja sama dengan Perkumpulan Pusaka dari Kabupaten Tabalong menyelenggarakan Workshop Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada tanggal 29 Oktober s.d. 1 November 2018.

Kegiatan yang berlangsung di tempat Wisata Loksado Hulu Sungai Selatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dengan tema Bumdes Berani. Dalam kegiatan yang menghadirkan peserta perwakilan dari 10 desa, yakni 5 desa dari Kabupaten Balangan dan 5 desa Tabalong, yang masing-masing desa mengirim 3 pengurus Bumdesnya. Perkumpulan Pusaka memberikan penyuluhan pemahaman terkait pentingnya peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pengembangan desa menuju desa mandiri.

Kegiatan workshop yang menghadirkan pengajar dari Organisasi Pusaka ini membimbing para peserta untuk bisa memahami proses bisnis sebuah BUMDes. Peserta diajak untuk bisa menemukan potensi di desanya masing-masing, menyusun konsep rancana aksi, hingga memahami pengembangan usaha BUMDes. Workshop ditutup oleh pemaparan dari Firman Yusi, seorang agropreneur muda yang sukses mengembangkan potensi daerahnya Tabalong.