Alamat Kami : Jalan Gunung Pandau Desa Balida Rt. 01

Selamat Datang

Galeri Kegiatan Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Galeri Kegiatan

GARUDA JAYA

Foto Kegiatan

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Pembagian Sertipikat Tanah Gratis

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Terus Berkarya Tanpa Henti




Tonton, like, subscribe agar membantu kami dalam mengelola web ini

Masyarakat Desa Balida Laksanakan Musyawarah Perencanaan Desa TA 2019

Desa Balida - Dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Desa Tahun anggaran 2019, Desa Balida, Rabu (12/12) menggelar musyawarah Desa untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa  (RKP Desa Tahun 2019). Musyawarah ini di lakukan di Gedung Balai Rakyat Desa Balida dan diikuti oleh lebih dari 50 orang peserta yang mewakili unsur BPD, Pemerintah Desa, unsur lembaga kemasyarakatan desa, perwakilan kelompok usaha masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, perwakilan perempuan, serta perwakilan pemuda.

Musyawarah dipimpin oleh Ketua BPD Balida,
Parsyah.  Pada pidato pembukaannya, pimpinan musyawarah mengajak kepada peserta untuk bisa mengikuti musyawarah dengan sebaik-baiknya. Pimpinan musyawarah juga menyampaikan, bahwa musyawarah desa yang dilaksanakan dalam rangka penyusunan RKP Desa Tahun 2019, telah berpedoman pada Peraturan Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa.

Setelah membuka Musyawarah Desa, pimpinan musyawarah mempersilakan Kepala Desa  Balida, Sahridin, S.Pd untuk membuka Acara secara Resmi dan menyampaikan pokok-pokok pembicaraan yang akan dibahas dalam Musyawarah Desa.

“Hasil kesepakatan dalam Musyawarah Desa akan dituangkan dalam berita acara dilampiri dengan catatan laporan Musdes, jadi saya mohon, Masyarakat untuk bisa menyampaikan aspirasi dan keinginan melalui forum ini.” kata Kepala Desa Balida membuka sambutannya.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Balida menyampaikan rancangan program dan kegiatan yang menjadi prioritas untuk tahun 2019, baik di bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BPD, Parsyah
menyatakan bahwa  Idealnya, Aspirasi dan Keinginan masyarakat akan tersalurkan melalui Musdes karena kegiatan musyawarah Desa ini adalah merupakan kegiatan Rutin dilaksanakan setiap tahun, dan hasil dari musyawarah ini menjadi bahan masukan dalam penyusunan RKPdesa untuk tahun berikutnya, sambung Parsyah, sesuai dengan UU No.6 Tahun 2014 pasal 54 memberikan pedoman penyelenggaraan Musdes pada pasal 54 disebutkan Musyawarah Desa merupakan forum permusyawaratan yang di ikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa dan unsur masyarakat Desa untuk memusyawarahkan hal-hal yang bersifat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

“Ya, dalam acara Musdes agar menghasilkan keputusan yang bermutu, keterlibatan masyarakat tidak sekedar mobilisasi, namun sudah pada tingkat partisipasi aktif, selain itu kesepakatan yang dihasilkan Musdes mampu menjawab isu strategis di desa secara substansi,” pungkas Parsyah.

“Banyak usulan dari masyarakat disampaikan diantaranya di bidang pendidikan, ekonomi, pertanian dan juga pembangunan secara fisik. Semua kami catat dan kami tampung untuk nanti dibawa dalam pembahasan RAPBDes tahun 2019,” ungkap Parsyah.

Selain itu dikatakan Parsyah, Musdes ini juga untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang telah kita laksanakan, agar menghasilkan keputusan yang bermutu dan merakyat serta satu suara.

“Setelah Musdes, kami bersama pemerintah desa selanjutnya akan membentuk tim tim perumus perwakilan dari semua unsur terkait. Di sana akan kita bahas mana program yang akan diprioritaskan terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Setelah Dibuka oleh Kepala Desa dan selayang pandang oleh Ketua BPD, Musdes memasuki pembahasan  Untuk Agenda inti yaitu Musyawarah desa penyusunan RKP Desa Tahun 2019, dimana didalamnya terdapat Agenda yakni Pencermatan RPJMDesa, Pembentukan Tim Verifikasi dan Tim Penyusun RKPDesa.

Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, seluruh peserta musyawarah desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa dalam rangka penyusunan RKP Desa yaitu, menyepakati hasil Pencermatan RPJMDes dan usulan dari masing-masing masyarakat  dari hasil penjaringan door to door dan penjaringan di tingkat RT  yang akan dijadikan bahan masukan pada Musrenbangdes mendatang.



Workshop Desa Wisata Berbasis Masyarakat

Desa-desa adat di Balangan dan Tabalong Kalsel sudah sejak beberapa tahun ini menggeliat menuju Desa Wisata.
Beberapa diantaranya telah berkali-kali mengadakan event festival. Selain utk komoditas pariwisata, event tersebut menjadi titik balik kepedulian terhadap budaya mereka yg sempat perlahan di gerus jaman.

Kemarin, Kamis, tanggal 6-7 Desember dengan dibantu oleh Yayasan Umar Khayam yg telah


mendampingi Dieng Culture Festival, Festival Pasa Harau, Festival Anambas, Festival Panen
Kopi Gayo, Festival Layangan Malam di Ciamis yg semuanya bergerak berbasis Masyarakat, diadakan Workshop Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Aula Balai Desa Pangelak kec Upau. Semoga setelah workshop ini geliat Desa Wisata di Balangan dan Tabalong makin menunjukkan hasil yg signifikan untuk masyarakatnya.

Sanggar Seni Balida Satria menjadi salah satu peserta dalam kegiatan workshop tersebut.
Suasana pemberian pembekalan
Mengelola Desa Wisata
Dan juga sanggar yang ada di Desa Balida satu-satunya peserta yang kegiatannya mengangkat seni budaya banjar di wilayah Kabupaten Balangan.

Adapun peserta yang mewakili sanggar Seni Balida Satria yaitu dari pengurus du orang dan satunya adalah Kepala Desa Balida, yang mana juga tiap desa selalu ada dihadiri oleh Kepala Desa Masing-masing.

Masing-masing desa yang menjadi peserta workshop telah mulai melakukan promosi melalui berbagai media sosial untuk mempromusikan dan  mengetahui apa saja pariwisata yg ada di desa-desa wisata di Balangan dan Tabalong.