Alamat Kami : Jalan Gunung Pandau Desa Balida Rt. 01

Selamat Datang

Galeri Kegiatan Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Galeri Kegiatan

GARUDA JAYA

Foto Kegiatan

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Pembagian Sertipikat Tanah Gratis

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Acara Perpisahan Dengan Mahasiswa PKL

Bertempat ditempat di balai rakyat desa balida rt. 02 acara
perpisahan dengan mahasiswa yang melakukan studi di Desa Balida, adapun studi yang di usung dalam praktek kerja lapangan adalah “Pemberdayaan Mahasiswa Sebagai Wujud Pengabdian Pada Masyarakat”

Praktek kerja lapangan dilakukan dari tanggal 16/09/2019 sampai dengan 12/10/2019 dalam praktek mereka turun langsung
kelapangan baik itu mengikuti pada bidang pemerintahan dan kemasyarakatan.
Dalam acara perpisahan tersebut kepala desa balida menyampaikan banyak terima kasih atas kesediaan mereka jdalam menjadikan desa balida sebagai tempat magang mereka. Disampaikan juga bahwasanya jalinan komunikasi mahasiswa dan masyarakat tetap terjalin meskipun praktek kerja lapangan telah berakhir. Menyinggung
tentang perlu adanya komunikasi kepala desa balida mengatakan agar kiranya dari pihak mahasiswa bisa tetap membantu desa dalam pembangunan, karena saran dan kritik sangat diperlukan untuk pembangunan yang. Dan juga diharapkan para mahasiswa bisa menjadi sebagai penyambung lidah atas pembangunan di Desa Balida yang salah satunya akan diadakannya “Pasar Budaya Desa Balida”
diharapakan dengan mahasiswa masyarakat bisa tahu bahwa desa balida akan mengadakan pasar desa budaya pada bulan desember nanti.
Pada penutup acara mahasiswa memberikan cinderamata berupa bingkisan kepada pemerintah desa balida sebagai tanda terima kasih atas kesempatan yang diberikan dan bisa menjadikan desa sebagai studinya. Namun tidak lupa pada akhir acara melalui sanggar seni balida satria para mahaaiswa diberikan suguhan seni tari dan seni silat kunta tradisional sebagai penutup acara

Melestarikan Seni Tradisi dan Masakan Tradisional Lewat Pasar Budaya Racah Mampulang

Desa Balida mengagendakan sebuah kegiatan pelestarian budaya
lewat Pasar Budaya yang akan di laksanakan pada akhir tahun 2019.

Kades Balida, Sahridin menjelaskan, keberadaan Pasar Budaya masih dalam persiapan, dan rencananya akan dibuka pada bulan Desember nanti.

"Lokasi Pasar Budaya ini berada di RT 3, dengan luas lahan perkebunan buah kurang lebih 2000 m2, tanahnya bersifat sewa,
rencananya acara pasar budaya ini dilaksanakan dua kali dalam satu bulan, konsep pasar budaya ini kami adopsi dari Pasar Papringan Kabupaten Tumenggung jawa tengah. Jelas Sahridin.

Lebih lanjut disampaikannya, saat ini sedang berlangsung pembuatan gerbang, gazebo, warung kuliner, lapangan balogo, lapangan pentas seni, selfy spot tradisional, dan lainnya.

Menurutnya Pasar Budaya ini nantinya akan di kelola Bumdes,
dimana wisata kuliner tradisional sebagian persen keuntungannya dipungut Bumdes melalui retribusi desa yang peraturan dan kelengkapannya masih digodok dan dipelajari.

Adapun konsep Pasar Budaya tradisional setiap pengunjung nantinya akan di hibur dengan kesenian tradisional (Sanggar Seni Balida Satria)  Desa Balida.

"Dan juga disediakan bermacam alat permainan tradisional seperti balogo, bagasing, batungkau, badako, dan lainnya," katanya.

Tak hanya itu di Pasar Budaya juga akan disediakan tempat Selfy
spot tuk menarik pengunjung, lahan parkir tersedia yang mana nantinya untuk keuntungan parkir yang dikelola Bumdes.

"Tahun depan rencananya akan selalu kami inovasi, seperti bikin tempat outbond, flying fox, panjat tebing/hill climb jembatan tali antar pohon, dan lainnya," ungkapnya.

Sahridin mengharapkan, melalui keberadaan Pasar Budaya ini nantinya, yang mana kegiatannya memberdayakan warga Desa Balida, dari panitia, penjual, pelaku seni, melibatkan semua unsur desa, maka berkembangnya masakan tradisional warga desa.

"Lestarinya seni budaya tradisi dan kearifan lokal, pendidikan edukasi tentang olahraga tradisional, dan menciptakan kesadaran gotong royong antar warga, dan yang pastinya bertujuan untuk pengembangan Bumdes yang akan menuju PAD desa," pungkasnya.(MC Balangan / Elhami)

Workshop desa mandiri di kegiatan lasung batu festival

Dalam rangka melaksanakan Program dari Kementrian Desa, Ikatan Alumni Mahasiswa Balangan (IKAMABA) bekerjasama dengan Karang Taruna Desa Lasung Batu Kecamatan Paringin Kabupaten Balanga menyelenggakan Workshop Desa Mandiri dalam agenda tahunan Lasung Batu Festival 2019. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu (28/09) di Lapangan Bola Desa Lasung Batu.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Sdr. Muhammad Saiman dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan
workshop bagi Kepala Desa dan Pengurus Karang Taruna, agar peran pemuda dalam pembangunan desa mandiri lebih bersinergi. Pada kesempatan kali ini akan disampaikan 3 materi, yaitu tentang Peran dan Potensi Pemuda, Pemuda sebagai pilar pembangunan desa dan Pemuda mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri di desa.

Lebih dari 20 peserta yang hadir dan secara khidmat menyimak paparan materi dari Narasumber. Pada sesi pertama, paparan
disampaikan oleh Bp.
Muhamnad Hanif Wicaksono (Pelopor Festival Buah Marajai), menyampaikan tentang potensi sekaligus tantangan bagi generasi muda masa kini. Pemuda sekarang tidak hanya harus memiliki kompetensi dan keahlian tetapi juga harus mampu berdaya saing, Mengingat di jaman sekarang, di era global ini, semuanya serba bebas dan terbuka, sehingga harus mampu bersaing. Pemuda juga harus mampu menjaga ideologi dan dasar negara, kesatuan dan persatuan serta selalu memiliki inovasi perkembangan diri.

Pada sesi kedua disampaikan oleh Bp. Firman Yusi (Anggota DPRD Provinsi sekaligus penggiat sosial dan pelopor Tabalong Ethnic
Festival materi yang di sampaikan tentang Workshop Desa Mandiri pada Festival Lasung Batu yang digelar Ikatan Alumni Mahasiswa Balangan ini. Anak muda haruslah mampu menjadi pilar utama dari kemandirian desa.

Pada sesi ketiga, disampaikan oleh Kepala Desa Pojun Kidul dengan cara video conference, beliu menyampaikan beberapa cara bagaimana memberdayakan masyarakat yang mejemuk di lingkungan desa dengan menciptakan lapangan pejerjaan sendiri di wilayah desanya.

Acara workshop desa mandiri ini sangat antusias di sambut peserta, karena di lihat dari menariknya sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Sedangkan untuk perwakilan yang menghadiri dari Desa Balida sebanyak 3 orang yaitu satu dari Kepala Desa dan 2 orang dari pengurus karang taruna garuda jaya.

Acara ditutup tepat pukul 12.00 WITA. Karang Taruna Desa Lasung Batu selanjutnya masih akan menyelenggarakan banyak kegiatan di Event Lasung Batu Festival.

Pengurus Sanggar Seni Balida Satria Magang di Pasa Harau Art & Culture Festival 2019 di Sumatra Barat.

Desa Balida - Pasa Harau Art & Culture Festival adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Lembah Harau, Nagari Harau, Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat. Festival ini menyajikan berbagai macam seni pertunjukan tradisi dan kontemporer, hidangan kuliner khas nagari Harau seperti Kopi Kawa Daun, Pucuak Kopi dan atraksi budaya lainnya. Program Jelajah Harau dalam Pasa Harau Art & Culture Festival merupakan program yang disiapkan khusus untuk para traveler yang berkunjung ke Pasa Harau.

Dalam acara tersebut sangat beruntung dari pengurus sanggar seni balida satria dibawah binaan Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida, di tunjuk oleh PT. Adaro Indonesia selaku donatur untuk magang di acara yg sangat bergengsi itu d Provinsi Sumatra Barat.
Adapun peserta yang dikirim oleh CRM Adaro yaitu sebanyak 5 orang peserta dan 2 orang pendamping dari CRM Adaro, yakni 2 orang dari suku dayak deah upau, 2 orang dari suku dayak ajung, serta satunya dari suku banjar yakni dari pengurus sanggar seni balida satria. Peserta yang dikirim itu magang selama 4 hari dari persiapan acara sampai penutupan.

Di hari pertama peserta dari provinsi kalsel ini sudah ikut dalam kepanitiaan baik terlibat dalam administrasi maupun keterlibatan mereka di lapangan, seperti saat hari pertama ikut mengukirkan logo lewat cat warna warni pasau harau art & culture festival di atas panggung utama.
Pasa Harau berasal dari gabungan kata Minangkabau ‘pasa’ yang berarti ‘pasar’ atau keramaian. Festival ini diharapkan dapat menjadi pasar seni dan budaya, di mana berbagai potensi yang dimiliki oleh masyarakat Lembah Harau dan Limapuluh Kota dapat ditampilkan. Potensi dimaksud, tidak saja terdiri atas penampilan bentuk-bentuk pertunjukan seni, namun juga berbagai permainan rakyat, olahraga tradisional, jajanan dan makanan khas setempat, benda-benda kerajinan, serta pergelaran beberapa upacara tradisional.
Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki banyak destinasi wisata menarik diantaranya Ngalau Indah, Batang Tabik, Rumah Gadang Sungai Beringin, Kelok Sembilan, Kelok Aia Sonsang, Kapalo Banda, Panorana Selat Malaka dan Aia Baba Halaban.


Di Lemba Harau wisatawan bisa berburu berbagai macam kuliner khas Minang, diantaranya rendang, nasi kapau, kali baluik, lammig tapai, lompong sagu, gula itiak, bubur kampiun, sala lauak, palai rinuak, dendeng balado dan sate Padang.


Lembah Harau berjarak sekitar empat jam berkendara dari ibu kota provinsi Padang. Dari kota Padang atau dari Bandara Internasional Minangkabau terdapat banyak jasa sewa  Lembah Harau tersedia beberapa penginapan tradisional dan homestay untuk para wisatawan.



Desa Balida Juara Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi

Balida - Perpustakaan Harapan Bangsa meraih juara tiga lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat Provinsi Kalsel tahun 2019.

Perpustakaan Desa Balida menjadi satu-satunya perpustakaan


Desa  yang mewakili desa di Kabupaten Balangan mengikuti lomba
properti : garudajaya balida
perpustakaan yang diadakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Penghargaan juara lomba perpustakaan desa se Kalsel tersebut diterima langsung Kepala Desa Balida, Sahridin, S.Pd. Selasa (02/07/19) di Hotel Amaris Banjarmasin.

Kepala Desa Balida mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak di jajaran pengelola perpustakaan harapan bangsa
desa balida, sehingga bisa meraih prestasi yang membanggakan tersebut.

"Pesertanya diwakili dari masing-masing wilayah kabupaten/kita. Adapun Kabupaten Balangan diwakili oleh Desa Balida. Lomba ini sangat strategis dalam rangka pengembangan perpustakaan desa di Kabupaten Balangan kedepannya," ujarnya.

Terpisah, Ketua Pengelola Perpustakaan Harapan Bangsa Desa Balida Siti Husna, menjelaskan, persiapan lomba tersebut dikerjakan sejak Mei 2019 lalu.

"Kami kerjakan ini sejak Mei kemarin. Mulai dari tata letaknya dirubah hingga penyusunan buku di rak kami perbaiki. Alhamdulillah Perpustakaan Desa Balida bisa juara," jelasnya.

Menurutnya, yang akan datang Perpustakaan Desa Balida akan
didukung oleh PT. Adaro Indonesia  kerjasama menyiapkan desain untuk membangun green library.

Kepala desa balida menjelaskan, walaupun perpustakaan di desanya cuma dapat meraih peringkat tiga tingkat provinsi, itu sudah sangat membanggakan. Sebenarnya juara satunya akan mewakili ke tingkat nasional.

Lomba diawali dengan tahapan pengisian kuesioner yang dikirimkan ke perpustakaan provinsi. “Tim penilai mendatangi Desa 20 Mei 2019 lalu guna verifikasi data kuesioner dengan keadaan sebenarnya di perpustakaan Desa Balida," jelasnya.

Pemerintah Balida Utus Pengelola Perpustakaan Desa Bimtek Tenaga Pengelola Perpustakaan Se Indonesia

Rabu 26 Juni 2019 Siti Husna dan Normila mengikuti BIMTEK yang di adakan oleh
pemerintah pusat (PERPUSNAS) beserta pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi KalSel yaitu Bidang Perpustakaan.

Bimbingan teknis ini di peruntukan bagi pengelola perpustakaan Se Indonesia. Acara ini di adakalan di Kota Banjarmasin Provinsi KalSel tepatnya di Hotel Gulden Tulip Banjarmasin. Acara ini diadakan selama 2 hari mulai dari tanggal 26-27 juni 2019.

Pada kesempatan ini, pejabat pusat memberikan pemaparan mengenai tata kelola perpustakaan yang dilakukan oleh tenaga pengelola perpustakaan. Turut pada kesempatan ini Ibu kepala Dinas Perpustakaan dan Karsipan Provinsi Kalsel memberikan sambutan pada acara bimbingan teknis bagi pengelola perpustakaan.

Adapun perpustakaan Desa Balida mendapat kesempatan mengikuti bintek tersebut dikarenakan
di tahun ini mendapat peringkat 3 pada lomba perpustakaan tingkat provinsi kalimantan selatan. Sedangkan sebelumnya juga mendapat juara 1 lomba perpustakaan desa tingkat kabupaten balangan.

Dikonfirmasi Kepala Desa Balida, beliu menyampaikan bimtek ini tentunya akan sangat manfaat bagi perpus desa balida, karena kalau perpustakaan dikelola dengan baik tentu akan menambah kemajuan perpus itu dan akan berdampak untuk kemajuan desa nantinya
Balida – PT. Adaro Indonesia bidang Community Relation (CR) memberikan bantuan perlengkapan Olahraga Voli kepada Forum
Anak Desa (FAD) Desa Balida Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Unit Communication Relation, Alex Nugroho, pada Kamis (13/6/2019).

Pemberian sarana perlengkapan olah raga voli bertujuan untuk
melengkapi fasilitas yang ada, di antaranya bola voli, jaring net, dan baju tim voli.

Unit Communication Relation Alex Nugroho mengatakan, bantuan perlengkapan voli ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif Forum Anak Desa dan warga Desa Balida yang merupakan ring 1 Adaro.

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam bidang sosial dan organisasi sehingga diharapkan perlengkapan olahraga ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga," imbuh Alex.

Sementara itu, Hermansyah salah satu pengurus FAD an selaku oemuda Karang Taruna Desa Balida mengatakan, setelah mendapat bantuan perlengkapan olah raga voli tentunya latihan voli akan kebih maksimal karena pasilitas yang cukup terutama bola voli, apalagi mendekati bulan agustus nanti yang akan diadakan kompetisi voli dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 74 tahun.