Alamat Kami : Jalan Gunung Pandau Desa Balida Rt. 01

Selamat Datang

Galeri Kegiatan Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Galeri Kegiatan

GARUDA JAYA

Foto Kegiatan

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Pembagian Sertipikat Tanah Gratis

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Kegiatan Keterampilan Sanggar Seni Balida mengadakan pelatihan pembuatan kain sasirangan


Desa Balida - Sanggar Seni Balida Satria Desa Balida Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan mendapatkan pelatihan pembuatan kain sasirangan yang dispot oleh PT Pamapersada Nusantara.


Peserta pelatihan adalah para grup tari dari anggota Sanggar Seni Balida Satria. Selain dari sanggar seni balida pelatihan sasirangan ini juga diikuti oleh Forum Anak Desa (FAD) yang usianya mulai dari tingkat SLTP hingga SLTA.


"Pelatihan kain sasirangan ini mendapat dukungan dari PT Pamapersada Nusantara diikuti 20 peserta anak - anak," jelas Kepala Desa Balida, Sahridin yang sekaligus Ketua Sanggar Seni Balida Satria di Desa Balida.


Kain sasirangan hasil karya peserta pelatihan nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan sanggar seni balida, seperti latihan rutin di sanggar.

Selama dua hari yaitu dari tanggal 7 s/d 8 Oktober 2020, yang bertempat di gedung sanggarseni balida. Peserta pelatihan mendapatkan keterampilan cara membuat kain sasirangan mulai dari pembuatan motif, belujur benang, hingga pewarnaan.

Salah satu perajin kain sasirangan di Kota Paringin Siti Rohana mengatakan peserta diberikan kebebasan berkreasi membuat pola sendiri dengan tangan serta peserta diberi kesempatan membuat pola motif sendiri sesuai kreatifitas anak-anak dari sanggar tersebut.

"Kita akan mencoba membuat sasirangan milenial dengan harga jual lebih tinggi dibanding sasirangan biasa," jelas Siti Rohana, selaku narasumber yang sudah lima tahun menggeluti usaha pembuatan kain sasirangan.

Salah satu peserta pelatihan Norainah menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan PT Pamapersada bekerjasama dengan Sanggar Seni Balida sehingga ia bisa mendapat keterampilan membuat kain sasirangan.

"Pelatihan ini jadi pengalaman pertama saya membuat kain sasirangan dan mudahan bisa ditularkan ke kawan - kawan," jelas Noraina, yang juga salah satu penari dari Sanggar Balida Satria. 


 


Kantor Desa Tutup, Sejumlah Warga dengan Semangat Mendatangi Kantor Kepala Desa Balida


 

Desa Balida - Sabtu pagi Kantor Kepala Desa dihadiri oleh warga desa selaku penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Sebanyak 27 Keluarga PKH mendapat bantuan beras dari Dinas Sosial.

Sebelum diserahkan kepada warga penerima manfaat Tim dari Dinas Sosial bersama Pendamping PKH secara simbolis menyerahkan kepada warga yang didampingi oleh Kepala Desa Balida.



Kepala Desa Balida Sahridin menerangkan, jumlah beras yang disaluran untuk desa balida sebanyak 810 kg kepada 27 Kepala Keluarga sesuai jumlah PKH yang ada di Desa Balida.



“Pembagian dilakukan pada pagi hari sekitar jam 10 pagi, karena merupakan desa pertama yang dibagikan setelah acara launching penyerahan di Dinas Sosial” ujar Sahridin.


Untuk masing-masing KPM mendapatkan 15 Kg, atau satu karung beras per bulan. Sedangkan yang dibagikan yaitu bulan agustus dan september. Untuk tahap ketiga akan dibagikan lagi pada bulan Oktober mendatang.



“Semoga  bantuan ini dapat membantu warga masyarakat kita yang mengalami kekurangan kebutuhan pangan,” pungkas Sahridin (Mr.Ramli)

Pasar Budaya Racah Mampulang Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Aksi Sapta Pesona Dinas Pariwisata Prov Kalsel



Desa Balida – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan menggelar pelaksanaan Aksi Sapta Pesona di Pasar Budaya Racah Mampulang,Desa Balida, Selasa (15/09).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Saripudin, M.Pd, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan, Ketua Protokol Kesehatan Covid Kab. Balangan, dan Kelompok Sadar wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Balangan dengan diisi pertunjukan seni tradisi oleh Sanggar Seni setempat yaitu Sanggar Seni Balida Satria Balangan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Saripudin, M.Pd mengatakan, setelah adanya pandemi corona, semua sektor pariwisata ditutup di Kalsel. Hal ini, mengakibatkan efek yang cukup terasa bagi kehidupan atau kesejahteraan masyarakat.

Dari program Dinas Pariwisata Kalsel, setelah beberapa bulan pariwisata tidak berjalan. Pihaknya melakukan aksi pesona dengan tujuan kembali menghidupkan pariwisata di Kalsel, namun tidak mengurangi Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kita tidak menghendaki dengan dibukanya, tempat wisata akan menimbulkan cluster baru pada penyebaran Covid-19 ini. Kami terkesan dengan lokasi acara yang sangat alami dibawah rindang pepohonan, ditambah acara dikemas dengan simolasi pergelaran pasar budaya racah mampulang, pasar yang sangat unik transaksi pakai koin ” ucapnya.

Dirinya berharap, dengan adanya program Aksi Sapta Pesona, geliat perekonomian dapat hidup atau bangkit kembali, karena dampak yang dialami banyak seperti pendapatan daerah berkurang.

“Kami dari Dinas Pariwisata Provinsi melaksanakan Aksi Sapta Pesona di semua Kabupaten/kota se Kalsel, dengan harapan, sektor pariwisata dapat bangkit lagi. Namun, para pengunjung ataupun pemilik dan pengelola selalu mengingatkan pengunjung agar mematuhi prokol kesehatan Covid-19,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kalsel yang telah melaksanakan kegiatan ini.

Dalam kesempatan itu Kadis menyampaikan, nantinya diharapkan di segala Obyek wisata di Balangan dapat menerapkan Sapta Pesona.

“InsyaAllah Pasar Budaya Racah Mampulang terus kami bina agar pergelarannya bisa kembali dilaksanakan,” imbuhnya.

Kadis juga menambahkan, di lokasi pasar budaya ini tepatnya di Desa Balida. Yang mana Desa Balida merupakan Kampung Tangguh Banua yang memiliki wisata seni budaya dan kuliner tradisional. Beberapa waktu lalu Kampung Tangguh Banua Desa Balida meraih juara tiga tingkat Kabupaten Balangan.

“Hal ini tidak terlepas dari adanya sadar wisata. Artinya, pihak pengelola dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap tamu yang datang berkunjung,” ceritanya.

Pemerintah daerah berjanji akan mendukung peningkatan di sektor wisata. Sehingga mampu meningkatkan PAD Desa itu sendiri.

Kemeriahan Tujuh Belasan Desa Balida Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan

Desa Balida - Perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau yang kerap disebut acara tujuh belasan di Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, berjalan meriah.

Kepala Desa Balida Sahridin, mengatakan, acara tujuh belasan merupakan salah satu kegiatan tahunan yang selalu digelar di desa itu. Kegiatan tujuh belasan terdiri dari berbagai lomba yang dapat diikuti semua lapisan masyarakat,mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, remaja, hingga anak-anak.  

“Setiap tahunnya selalu diadakan lomba tujuh belasan. Lombanya berlangsung sekitar beberapa hari,”kata Sahridin.

Lomba diadakan di lokasi Pasar Budaya Racah Mampulang tempat wisata desa. Perlombaan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena hanya diadakan satu hari saja, itupun hanya diikuti dan diadakan hanya lomba anak-anak. Perlombaan anak-anak meliputi permainan-permainan menyenangkan, seperti kelereng, pecah balon, ngisi jarum dalam botol, balap karung, makan kerupuk, hingga tarik tambang dan main sepak bola dilumpur.

“Tahun-tahun sebelumnya selalu diadakan lomba untuk para ibu-ibu dan bapak-bapak, tapi untuk tahun ini tidak diadakan, mengingat situasi masih rawan di masa pandemi covid,”kata Sahridin.

Menurut Sahridin, lomba tujuh belasan mendapat antusiasme besar dari masyarakat Desa Balida. Hal ini dibuktikan dengan dorongan masyarakat melakukan swasembada dana untuk mendukung kelancaran pelaksanaan perlombaan. Hadiah-hadiah yang dipersembahkan bagi pemenang lomba juga berasal dari permintaan masyarakat. Padahal, memerlukan dana lebih dari dua juta untuk menggelar lomba.

“Sejauh ini dana desa hanya untuk membiayai bendera dan umbul-umbul saja. Untuk perlombaan swasembada dari masyarakat atau dari donatur yang memang sudah memiliki usaha sukses,” tutup Sahridin.

BPKP Cek Fisik Proyek Dana Desa di Desa Balida Kecamatan Paringin, Balangan

Desa Balida - Tim Observas Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan turun kelapangan mengecek langsung fisik proyek yang dibiayai dana desa tahun 2020 semester 1 di Desa Balida Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan, pemeriksaan fisik dan non fisik ini dilaksanakan selama lima enam jam.

Kepala Desa Balida mengatakan, dana desa semester 1 tahun 2020 di Desa Balida baik itu fisik maupun non fisik atau pemberdayaan diperiksa, dengan menghadirkan 10 Orang penerima manfaat BLT, 5 orang pekerja Padat Karya Tunai, serta Tim Pelaksana Kegiatan.


"Bukan hanya mengecek administrasi pertanggungjawaban tim audit juga turun kelapangan untuk mengukur langsung kegiatan pembangunan fisik apakah betul-betul sesuai dengan spesifikasi dan ukuran,” ungkap Sahridin, Rabu (5/8/2020).

Seperti halnya lanjut Sahridin, pembangunan jalan usaha tani kegiatan cor beton dicek betul ketebalan, lebar dan panjangnya bahkan untuk ketebalan dicek dengan digali tanahnya sehingga kelihatan pekerjaan dana desa.

“Tim audit cek JUT dan turun langsung mengukur panjang, lebar dan ketinggian dengan acuan RAB yang ada di Realisasi SISKEUDES,” ujarnya.

Selama pemeriksaan di Desa Balida Kecamatan Paringin untuk pengerjaan fisik sudah sesuai spsifikasi dan RAB, Pemeirntah Kecamatan, Kepala Desa, BPD dan warga menyambut baik pemeriksaan oleh BPKP Provinsi.

"Pengerjaan fisik sudah sesuai Spek RAB,” ujarnya Kades Balida yang juga aktif dalam membuat pertanggungjawaban bersama perangkat desa.

Tim BPKP juga bersedia mendatangi walaupun jaraknya yang cukup jauh untuk memastikan pembangunan fisik  terlaksana sesuai atau tidaknya, yaitu pembanguna jembatan ulin murung bamban yang berada di RT.04 yang lokasinya hampir berbatasan dengan wilayah Desa Pamurus Kecamatan Juai.

Adapun hasil audit dana desa di desa balida berjalan dengan baik dan lancar tidak ada temuan yang tidak sesuai realisasi SISKEUDES. (Admin/M.Ramli)

Tim Penilai Kunjungi Kampung Tangguh Banua Desa Balida di Balangan

Desa Balida – Relawan Covid Desa Balida sambut kedatangan Tim Penilai Kampung Tangguh Banua di Posko Covid Desa Balida Kecamatan Paringin, Selasa (27/07).

Tim Penilaian Kampung Tangguh Banua dari Polres Balangan dipimpin oleh Kabag Ops AKP Indra Yuana, Kapten Infantri Tajudin Kodim 1001 Amuntai/Balangan. Adapun obyek Penilaian meliputi Kesehatan, Kepatuhan Warga Masyarakat dalam Protokol Kesehatan dalam memutus mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19, Ketahanan Pangan, Adanya ketersediaan logistik dalam pelaksanaan warga yang menjalani karantina mandiri, Aspek keamanan, Rumah karantina dan Kegiatan Pengawasan di Pos Covid-19, Selama kegiatan Penilaian berjalan lancar dan Aman.

Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid melalui Kapolsek Paringin Eko Budi Molyono membenarkan kegiatan tersebut, “Berharap pembentukan kampung tangguh tersebut bisa turut berperan aktif dalam pencegahan penularan COVID-19” ucap Kapolsek Paringin.

Sementara itu Kepala Desa Balida Sahridin menyampaikan, turut berterimakasi kepada Polse Paringin dan Camat Paringin telah mempercayakan Desa Balida menjadi perwakilan Kecamatan Paringin sebagai Kampung Tangguh Banua. "Kami sangat berterimakasi kepada Camat dan Polsek karena balida dipercayakan sebagai kampung tangguh banua di wilayah Kecamatan Paringin", ujar Sahridin.

"Dengan adanya kegiatan kampung tangguh banua di Desa Balida, kami bisa mengetahui kekurangan dan votinsi yang ada di desa", tambah kades yang merangkap sebagai pelopor seni budaya di desa balida.(Admin/M. Ramli)

Satlinmas Desa Balida Gotong Royong Memindahkan Isi Ruang Kelas SDN Balida

Desa Balida - Rencana Pemerintah yang akan merehab total bangunan Sekolah Dasar Negeri Balida di Desa Balida Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan, mengajak semua pihak untuk bergotong royong memindahkan kelengkapan kelas ke tempat lain.

Dengan banyaknya barang-barang yang harus dipindahkan yaitu berupa kursi, meja, lemari dan lainnya memerlukan banyak tenaga agar pemindahan cepat selesai.

Terkait hal itu, dengan dipimpin oleh Kepala Desa Balida dan anggota Satlinmas Desa balida dibantu oleh para orang tua atau wali murid dan masyarakat sekitar serta guru-guru dilakukan gotong-royong pembersihan Sekolah Dasar Negeri Balida, Sabtu (25/7/2020).

“Kita laksanakan kegiatan gotong royong  pemindahan perlengkapan belajar mengajar diruang kelas agar memudahkan nantinya saat meruntuhkan bangunan yang akan di rehab total nanti”, kata Sahridin selaku Kepala Desa.

Sementara itu, Kepala SDN Balida H. Hasan Mukri, S.Pd merasa bersyukur dengan adanya bantuan dari Aparat Desa dan Satlinmas. Sebab berkat bantuan dari anggota Satlimas Desa, pekerjaan pemindahan barang di ruang kelas jadi bisa lebih cepat selesai.
“Terimakasih Pak, sudah dibantu memindahkan barang-barang sekolah kami. Coba kalo tidak ada bantuan bapak-bapak dari Aparat Desa dan Satlinmas Desa, mungkin sampai besok belum selesai kami memindahkan barang tadi,” ungkap H. Hasan.

Kepala Desa Balida mengatakan, gotong royong merupakan kebudayaan yang sudah mengakar dan mendarah daging. Persatuan adalah landasan semangat yang sejak dulu digunakan oleh para pejuang untuk membangun bangsa. Budaya gotong royong merupakan salah satu perwujudan nyata dari semangat persatuan masyarakat Indonesia.