Alamat Kami : Jalan Gunung Pandau Desa Balida Rt. 01

Selamat Datang

Galeri Kegiatan Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Galeri Kegiatan

GARUDA JAYA

Foto Kegiatan

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Pembagian Sertipikat Tanah Gratis

Karang Taruna Garuda Jaya Desa Balida

Kantor Desa Tutup, Sejumlah Warga dengan Semangat Mendatangi Kantor Kepala Desa Balida


 

Desa Balida - Sabtu pagi Kantor Kepala Desa dihadiri oleh warga desa selaku penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Sebanyak 27 Keluarga PKH mendapat bantuan beras dari Dinas Sosial.

Sebelum diserahkan kepada warga penerima manfaat Tim dari Dinas Sosial bersama Pendamping PKH secara simbolis menyerahkan kepada warga yang didampingi oleh Kepala Desa Balida.



Kepala Desa Balida Sahridin menerangkan, jumlah beras yang disaluran untuk desa balida sebanyak 810 kg kepada 27 Kepala Keluarga sesuai jumlah PKH yang ada di Desa Balida.



“Pembagian dilakukan pada pagi hari sekitar jam 10 pagi, karena merupakan desa pertama yang dibagikan setelah acara launching penyerahan di Dinas Sosial” ujar Sahridin.


Untuk masing-masing KPM mendapatkan 15 Kg, atau satu karung beras per bulan. Sedangkan yang dibagikan yaitu bulan agustus dan september. Untuk tahap ketiga akan dibagikan lagi pada bulan Oktober mendatang.



“Semoga  bantuan ini dapat membantu warga masyarakat kita yang mengalami kekurangan kebutuhan pangan,” pungkas Sahridin (Mr.Ramli)

Pasar Budaya Racah Mampulang Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Aksi Sapta Pesona Dinas Pariwisata Prov Kalsel



Desa Balida – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan menggelar pelaksanaan Aksi Sapta Pesona di Pasar Budaya Racah Mampulang,Desa Balida, Selasa (15/09).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Saripudin, M.Pd, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan, Ketua Protokol Kesehatan Covid Kab. Balangan, dan Kelompok Sadar wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Balangan dengan diisi pertunjukan seni tradisi oleh Sanggar Seni setempat yaitu Sanggar Seni Balida Satria Balangan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Saripudin, M.Pd mengatakan, setelah adanya pandemi corona, semua sektor pariwisata ditutup di Kalsel. Hal ini, mengakibatkan efek yang cukup terasa bagi kehidupan atau kesejahteraan masyarakat.

Dari program Dinas Pariwisata Kalsel, setelah beberapa bulan pariwisata tidak berjalan. Pihaknya melakukan aksi pesona dengan tujuan kembali menghidupkan pariwisata di Kalsel, namun tidak mengurangi Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kita tidak menghendaki dengan dibukanya, tempat wisata akan menimbulkan cluster baru pada penyebaran Covid-19 ini. Kami terkesan dengan lokasi acara yang sangat alami dibawah rindang pepohonan, ditambah acara dikemas dengan simolasi pergelaran pasar budaya racah mampulang, pasar yang sangat unik transaksi pakai koin ” ucapnya.

Dirinya berharap, dengan adanya program Aksi Sapta Pesona, geliat perekonomian dapat hidup atau bangkit kembali, karena dampak yang dialami banyak seperti pendapatan daerah berkurang.

“Kami dari Dinas Pariwisata Provinsi melaksanakan Aksi Sapta Pesona di semua Kabupaten/kota se Kalsel, dengan harapan, sektor pariwisata dapat bangkit lagi. Namun, para pengunjung ataupun pemilik dan pengelola selalu mengingatkan pengunjung agar mematuhi prokol kesehatan Covid-19,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kalsel yang telah melaksanakan kegiatan ini.

Dalam kesempatan itu Kadis menyampaikan, nantinya diharapkan di segala Obyek wisata di Balangan dapat menerapkan Sapta Pesona.

“InsyaAllah Pasar Budaya Racah Mampulang terus kami bina agar pergelarannya bisa kembali dilaksanakan,” imbuhnya.

Kadis juga menambahkan, di lokasi pasar budaya ini tepatnya di Desa Balida. Yang mana Desa Balida merupakan Kampung Tangguh Banua yang memiliki wisata seni budaya dan kuliner tradisional. Beberapa waktu lalu Kampung Tangguh Banua Desa Balida meraih juara tiga tingkat Kabupaten Balangan.

“Hal ini tidak terlepas dari adanya sadar wisata. Artinya, pihak pengelola dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap tamu yang datang berkunjung,” ceritanya.

Pemerintah daerah berjanji akan mendukung peningkatan di sektor wisata. Sehingga mampu meningkatkan PAD Desa itu sendiri.